MENGGALI POTENSI DESA MELALUI VIDCONFERECE

posted in: Kegiatan | 0

vidconfren

Rabu, 17 Februari 2016, Dedemit Ciamis mengadakan Vidconference dengan BAKORLUH Provinsi Jawa Barat yang difasilitasi oleh Pa Gunawan Zuardi sebagai Pimpinan dari VMEET INDONESIA. Satu hari sebelumnya tim Dedemit ( Juniar Sundara, Maman Darmawan dan Hasan Suhendar) menghubungi BPMPD Kabupaten Ciamis, Diskominfo dan ASISTEN Pemerintahan (ASDA 1) supaya berfastisipasi dalam agenda tersebut.

Dalam kegiatan Vidconference tersebut diikuti oleh ASDA 1 Kabupaten Ciamis, Kepala BPMPD, Kabid Kominfo, Kapala BP4K Kabupaten Ciamis, semua desa yang ada di Kecamatan Sindangkasih yaitu Sukamanah, Sukaraja, Budiharja, Budiasih, Gunungcupu, Sindangkasih, Sukasenang, Sukaresik dan Wanasigra. Selain itu diikuti oleh Desa Bendasari Kecamatan Sadananya, Desa Padakembang Kabupaten Tasikmalaya dan RTIK Kabupaten Garut.

Dalam acara tersebut dibahas tentang Pos Penyuluhan Desa, yang dijelaskan langsung oleh Kepala BAKORLUH Jawa Barat (Bapa Kusmayadi), yang materinya ada dalam Undang-undang No. 16 Tahun 2006 Tentang Sistem Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan. Kemudian Maman Darmawan (Moderator acara tersebut) mempersilahkan ASDA 1 Kabupaten Ciamis untuk menanggapi penjelasan Kepala BAKORLUH. ASDA 1 mengapresiasi kegiatan ini dengan baik yang  mengatakan bahwa kegiatan ini harus diikiuti oleh semua desa yang ada di Kabupaten Ciamis.

Selanjutnya moderator mempersilahkan Kepala BPMPD Kabupaten Ciamis untuk menjelaskan secara singkat tentang kondisi desa yang ada di Kabupaten Ciamis, diikuti oleh Kepala BP4K yang menjelaskan sekilas tentang POSLUHDES yang ada di Kabupaten Ciamis.

Dalam kegiatan tersebut ketua RTIK Kabupaten Garut (Rinda Cahyana) memberikan masukan kepada pemerintah provinsi Jawa Barat agar pengetahuan tentang permasalahan dan solusi yang muncul dalam interaksi antara penyuluh desa dan masyarakat yang dilayaninya disimpan dalam basis pengetahuan yang dapat diakses melalui portal desa nasional. Dengan adanya basis pengetahuan tersebut diharapkan pengetahuan yang muncul di desa tertentu dapat diketahui oleh masyarakat desa lainnya. Hal ini meringankan pekerjaan penyuluh desa dan juga mempercepat pertumbuhan pengetahuan masyarakat desa. Selain itu pemerintah juga mudah  untuk mengetahui masalah apa yang dihadapi oleh masyarakat desa secara umum sehingga program yang dirumuskan berdasarkan masalah tersebut lebih dirasakan manfaatnya oleh masyarakat desa.

posluhdes

Dalam acara vidconfrerence tersebut RTIK Garut ditemani Prof DR Muhammad Ali Ramdhani yang merekam Teleconference tersebut untuk disampaikan ke Kementrian Desa sebagai sampel komunikasi pemerintah dengan desa.

Leave a Reply